Wirausaha Muda Mandiri Kembali Rambah Pesantren

Minggu, 09 Maret 2014
Bank Mandiri terus merealisasikan komitmen untuk menciptakan pewirausaha tangguh guna mendorong peningkatan perekonomian Tanah Air. Tidak berhenti di perguruan tinggi, Bank Mandiri juga menyelenggarakan workshop kewirausahaan di Pesantren. Workshop akan diselenggarakan di empat kota, yakni Lombok, Malang, Brebes dan Pontianak serta diikuti oleh lebih dari 2.400 santri.

Sebelumnya, program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) goes to pesantren ini telah dilaksanakan pada 2012 yang diikuti lebih dari 3.000 santri dari 50 pesantren di 5 kota.

Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengemukakan bahwa keberadaan pesantren di tengah masyarakat memiliki fungsi strategis untuk mengembangkan sentra ekonomi serta turun meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pesantren telah lama mengakar di masyarakat. Hal ini merupakan kekuatan yang dapat membangkitkan semangat masyarakat dalam meraih kemajuan hidup. Melalui program ini, kami ingin meningkatkan keterampilan santri pondok pesantren di wilayah Lombok untuk menumbuhkan sense of business sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial,” kata Pahala N. Mansury saat membuka workshop kewirausahaan bersama dengan Deputi bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo di Pondok Pesantren Darun Nahdlatin, Lombok Timur, Minggu (9/3).

Pada workshop yang diikuti sekitar 600 santri ini, Bank Mandiri menghadirkan sutradara film Ipang Wahid, CEO Petak Umpet M. Arief Budiman serta finalis nasional kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) tahun 2013 asal Lombok, yaitu Indah dan Saddam, untuk berbagi pengalaman serta kiat-kiat berwirausaha.

Dalam kesempatan tersebut, Bank Mandiri juga menyerahkan hibah pengadaan sarana pendidikan senilai Rp275 juta untuk 10 pondok pesantren di wilayah Lombok Timur.

Setelah Lombok, rangkaian workshop kewirausahaan akan diselenggarakan di Pondok Pesantren An–Nur 1 Bululawang Malang, Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda – Brebes, dan Pondok Pesantren Walisongo – Pontianak.

Program WMM merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri sekaligus dukungan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Pencarian bibit wirausaha muda baru ini dilakukan melalui pelaksanaan modul kewirausahaan di perguruan tinggi negeri dan swasta, pemberian beasiswa wirausaha, pelaksanaan workshop dan penganugerahan penghargaan. Sedangkan pembinaan berwirausaha dilakukan melalui pendidikan berwirausaha, pendampingan berwirausaha dan promosi.

WMM merupakan program unggulan karena diyakini mampu mengubah cara pandang mahasiswa dan generasi muda tentang wirausaha, menjadikan sektor UMKM sebagi sektor idaman untuk berkarya, meningkatkan kualitas dan jumlah usaha kecil. Program ini juga dapat meningkatkan peran perbankan dalam menggerakkan sektor UMKM sebagai pilar dan penggerak perekonomian bangsa. Bahkan, institusi internasional seperti Enterprise Asia mendaulat WMM sebagai program CSR terbaik di Asia Tenggara untuk kategori Investment in People.

Sebagai rangkaian dari program WMM, Bank Mandiri juga telah menggelar program Mandiri Young Technopreneur, program Mandiri Bersama Mandiri guna menciptakan generasi muda Indonesia yang kritis, peka dan kreatif dalam menghadirkan inovasi tepat guna yang dapat mendorong kemajuan bangsa Indonesia.

Share: