CSR Terkini
Informasi tentang kegiatan CSR-PKBL Bank Mandiri.
Mandiri Peduli Pendidikan, Generasi Berprestasi Mandirikan Negeri

Senin, 01 Oktober 2012

Masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum mengenyam pendidikan secara maksimal, adanya keterbatasan sarana fisik pendidikan serta rendahnya kualitas dan kesejahteraan guru telah  membuat Bank Mandiri memilih pendidikan sebagai fokus utama untuk  memajukan bangsa. Melalui program Mandiri Peduli Pendidikan (MPP), Bank Mandiri berharap dapat  menyiapkan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing di masa mendatang.

“Kalau masyarakatnya berkembang, maka mereka secara mandiri bisa meningkatkan kemampuan ekonomi mereka.  Dan pada saat mereka bisa berkompetisi, maka banknya bisa berkembang juga,” papar Pahala N. Mansury, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, usai acara penyerahan penghargaan kepada guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah (6/9) di Jakarta.  

Dalam pelaksanaannya, program MPP (Mandiri Peduli Pendidikan) terbagi menjadi 4 bagian, yakni sebagai berikut :  Pertama adalah Mandiri Edukasi. Program yang dilaksanakan sejak tahun 2009 ini memberikan pengetahuan tentang leadership, kewirausahaan serta dunia perbankan kepada generasi muda. Program Mandiri Edukasi untuk  para mahasiswa perguruan tinggi disampaikan oleh jajaran manajemen Bank Mandiri, sedangkan program Mandiri Edukasi perbankan untuk pelajar SD,SMP dan SMA disampaikan oleh pimpinan Bank Mandiri di daerah setempat. Yang kedua adalah pemberian penghargaan kepada guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi tingkat nasional. 

Ketiga adalah pemberian beasiswa kepada generasi muda yang memiliki kemampuan akademik namun tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi dan telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Ke empat, pengadaaan sarana dan prasarana sekolah mulai dari pembangunan/renovasi gedung sekolah dan laboratorium, penyediaan sarana pendidikan antara lain berupa komputer, printer, meubel dan penyediaan fasilitas perpustakaan beserta buku.  Sebagai informasi, sejak tahun 2003 telah dilaksanakan renovasi terhadap lebih dari 270 sekolah, pemberian perlengkapan pendidikan di lebih dari 540 sekolah serta penyediaan fasilitas buku dan perpustakaan kepada lebih dari 273 sekolah.

Apresiasi Terhadap Guru

Dalam kegiatan pemberian penghargaan terhadap guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tahun ini Bank Mandiri memberikan apresiasi sebesar Rp 2,904 miliar kepada para guru, Rp 495 juta kepada 165 kepala sekolah serta Rp 198 juta kepada pengawas sekolah berprestasi. Para tenaga pendidik ini berasal dari jenjang TK sampai SLTA di 33 propinsi, termasuk diantaranya adalah 99 orang guru pendidikan luar biasa/ pendidikan khusus dan 99 orang guru daerah terpencil. “Kami berharap, penghargaan yang kami berikan ini dapat menambah semangat bapak dan ibu pendidik dalam mengemban tugas mendidik generasi penerus bangsa agar mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik di masa datang,” papar Zulkifli Zaini, Direktur Utama Bank Mandiri dalam sambutannya pada acara Penyerahan Penghargaan kepada Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah berprestasi tingkat nasional, di Hotel Sahid, Jakarta (6/9).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA dalam acara tersebut juga mengungkapkan, peran guru bisa menjadi pemersatu bangsa melalui peradaban yang diajarkannya. “Guru merupakan sumber inspirasi. Guru yang baik bisa menjadikan muridnya lebih baik dari gurunya,” tuturnya. 

Sebelumnya pada hari yang sama, dari pagi sampai dengan sore diselenggarakan workshop untuk para tenaga pendidik berprestasi tersebut. Menurut Pahala, workshop tersebut disampaikan oleh orang-orang yang berkompeten dalam dunia pendidikan antara lain Anies Baswedan dari Indonesia Mengajar, Ratna Sofyna Djalil dari sekolah Semai Benih Bangsa serta presenter Charles Bonar Sirait.
Dukung Pendidikan Generasi Muda

Selain pemberian penghargaan kepada guru berprestasi, Bank Mandiri juga berpartisipasi dalam mendukung kegiatan lainnya  yang berhubungan dengan pendidikan. Salah satunya adalah kegiatan Young Leaders for Indonesia (YLI) yang digagas dan diselenggarakan oleh PT McKinsey Indonesia pada 2 September 2012 yang lalu. Keikutsertaan Bank Mandiri dalam acara ini, menurut Nila Mayta Dwi Rihandjani, Vice President Corporate Secretary Group Bank Mandiri, adalah dalam rangka mendampingi para anak muda tumbuh dan  berkembang bersama Bank Mandiri. Dalam penyelenggaraan YLI kali ini, Bank Mandiri memberikan assignment dalam bentuk project kepada peserta YLI untuk menggali dan mengenali potensi daerah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dan Bunaken, Sulawesi Utara, dimana mereka diberi tugas untuk memberi gambaran tentang kondisi rill masyarakat di sana, bagaimana kesejahteraan dan  potensi lokalnya.

Penyelenggaraan YLI pada tahun 2012 ini sudah memasuki tahun ke-4, dimana program ini diikuti oleh 60 peserta mahasiswa tingkat III dan IV terbaik dari 20 kampus yang ada di seluruh Indonesia. Menurut Tuty Coller, Head of YLI Foundation, program ini bertujuan untuk dapat memberi bekal kepada anak-anak muda Indonesia yang berprestasi agar mereka siap saat memasuki dunia kerja. “Kami melihat potensi anak-anak muda ini, walaupun berasal dari perguruan tinggi lokal tetapi tidak kalah dengan anak-anak lulusan luar negeri. Bahkan sama pintarnya, hanya saja mereka kurang confidence.” 

Program pembekalan untuk mahasiswa-mahasiswa dilakukan selama 6 bulan,  dimulai dari akhir  Februari lalu sampai awal September ini. Selama 6 bulan tersebut  diadakan 3 kali forum pertemuan. Forum pertama mengambil tema lead your self. Pada forum tersebut para peserta diajarkan bagaimana kiat memimpin diri sendiri, bagaimana menjadi pemimpin yang baik, cara memecahkan masalah serta bagaimana membangun dan membuat visi. Selanjutnya adalah forum kedua, yaitu lead others. Pada forum ini para peserta diajarkan mengenai cara memimpin orang lain dan bagaimana bekerja dalam satu tim. Sedangkan pada forum yang terakhir, yaitu forum ketiga, para mahasiswa diajarkan mengenai integritas dalam bekerja, membuka pikiran terhadap perubahan serta kemampuan melawan korupsi. Selain itu, untuk memberi gambar tentang dunia usaha secara riil, YLI juga menghadirkan beberapa pimpinan perusahaan besar untuk melakukan sharing, antara lain Pahala N. Mansury,  Direktur Bank Mandiri; Sandiaga S. Uno, CEO PT Saratoga Investama Sedaya dan Alwinsyah Lubis, CEO PT Aneka Tambang.

Sumber  : Majalah Ide Bisnis



Untitled Document

Untitled Document